Ramadhan 2024 Secara Astronomis Dimulai Pada 11 Maret

Pusat KesenanganSaat negara tersebut menunggu keputusan akhir dari Komite Pengamatan Bulan, pengumuman Rumah Kalender Qatar telah menyiapkan landasan bagi pelaksanaan Ramadhan, menandai periode puasa, refleksi, dan komunitas bagi umat Islam di seluruh negeri.

Awal bulan suci Ramadhan tahun 2024 secara astronomis diperkirakan jatuh pada hari Senin 11 Maret, menurut pengumuman yang dibuat oleh Rumah Kalender Qatar.

Prediksi tersebut muncul sebagai hasil perhitungan astronomi yang dilakukan oleh para ahli di lembaga tersebut.

Meskipun ramalan ini sangat maju, deklarasi resmi mengenai permulaan Ramadhan secara tradisional merupakan hak prerogatif Komite Penampakan Bulan di Kementerian Wakaf dan Urusan Islam. Keputusan panitia pada akhirnya akan mengkonfirmasi dimulainya bulan puasa.

Insinyur Faisal Mohammed Al Ansari, Direktur Eksekutif Kompleks Sheikh Abdullah Al Ansari, menjelaskan secara spesifik perhitungan langit.

Menurut Al-Ansari: “Bulan sabit bulan Ramadhan yang penuh berkah tahun ini akan lahir pada hari Minggu, bertepatan dengan tanggal 10 Maret 2024.”

Lebih lanjut beliau merinci penampakan bulan sabit Ramadhan dengan mengatakan: “Bulan sabit Ramadhan tahun 1445 H akan terbenam setelah matahari terbenam pada hari penyelidikan (10 Maret 2024) di langit Negara Qatar untuk jangka waktu 11 tahun. menit, dan periode ini akan bertambah saat kita menuju ke arah barat.”

Awal dan akhir bulan Hijriah dipengaruhi oleh siklus bulan, khususnya pergerakan Bulan dalam orbitnya mengelilingi Bumi.

Sebaliknya, kalender Masehi dipandu oleh siklus matahari atau orbit bumi mengelilingi Matahari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *